BONMUTI 8 mei 2026 – Pemerintah Desa Bonmuti di Kecamatan Amfoang Selatan kabupaten kupang mengambil langkah strategis dalam meningkatkan taraf hidup masyarakatnya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Masyarakat. Fokus utama kegiatan kali ini adalah Budidaya Ayam Petelur dan Manajemen Sapi Potong yang menyasar sebanyak 101 Kepala Keluarga (KK) di wilayah desa tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga dengan keterampilan teknis dan manajerial agar peternakan bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan menjadi sumber pendapatan utama yang mandiri dan berkelanjutan.
Menuju Kemandirian Pangan dan Ekonomi
Dalam sesi budidaya ayam petelur, para peserta mendapatkan materi mendalam mengenai:
Pemilihan Bibit: Cara memilih DOC (Day Old Chicken) yang berkualitas tinggi.
Nutrisi Tepat: Formulasi pakan agar produksi telur stabil dan berkualitas.
Kesehatan Ternak: Pencegahan penyakit melalui vaksinasi dan sanitasi kandang yang ketat.
"Dengan 101 KK yang bergerak bersama, Desa Bonmuti berpotensi menjadi sentra penghasil telur lokal, sehingga warga tidak perlu lagi mendatangkan telur dari luar daerah," ujar salah satu pemateri.
Modernisasi Manajemen Sapi Potong
Selain unggas, manajemen sapi potong menjadi sorotan utama. Mengingat potensi pakan alam yang tersedia, warga diajarkan untuk beralih dari cara tradisional ke arah yang lebih efisien.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam manajemen sapi potong meliputi:
Penggemukan Intensif: Teknik pemberian pakan konsentrat tambahan selain rumput.
Manajemen Kandang: Menjaga kebersihan agar sapi terhindar dari parasit dan penyakit kuku/mulut.
Pencatatan (Recording): Pentingnya mencatat riwayat kesehatan dan pertumbuhan berat badan sapi secara rutin.
Harapan bagi 101 KK Penerima Manfaat
Antusiasme terlihat jelas dari para peserta. Sebanyak 101 KK ini diharapkan dapat menjadi pionir dalam perubahan pola pikir (mindset) peternakan di Desa Bonmuti. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pasca-Bimtek agar ilmu yang didapat benar-benar diterapkan di lapangan.
Dengan adanya Bimtek ini, Desa Bonmuti optimis dapat menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui sektor peternakan yang dikelola secara profesional.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar