SELAMAT DATANG DI WEBSITE BIDANG PSP PETERNAKAN_ DISNAK_ ProvNTT

Perkuat Kedaulatan dari Pinggiran, BPPD NTT Matangkan Program "PERMATA 2027" Berbasis Lumbung Ternak

 



KUPANG 18 Juni 2026 – Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat rekonsiliasi strategis untuk mempertajam Usulan Perencanaan Tematik Perbatasan (PERMATA) tahun anggaran 2027 bersama beberapa OPD di Lingkup PemProv NTT termasuk Dinas Peternakan Provinsi NTT juga menghadiri kegiatan tersebut . Langkah ini diambil guna memastikan pembangunan di beranda terdepan Indonesia tidak hanya mencakup fisik infrastruktur, tetapi juga menyentuh kedaulatan ekonomi melalui sektor unggulan daerah: peternakan.

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi BPPD NTT dalam mengintegrasikan program PERMATA dengan transformasi pembangunan ekonomi berkelanjutan. Fokus utamanya adalah menyinergikan pengelolaan wilayah perbatasan dengan program percepatan produksi daging nasional dan pengembangan peternakan sapi modern.

 

Dalam visi "PERMATA 2027", BPPD NTT menempatkan sektor peternakan sebagai tulang punggung ekonomi di kabupaten-kabupaten lokasi prioritas (Lokpri), seperti Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), dan Kupang. Sinergi ini dirancang untuk menjawab tantangan kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan di perbatasan darat RI-Timur Leste.

“Pembangunan perbatasan harus memiliki wajah kemakmuran. Melalui PERMATA 2027, kita ingin memastikan bahwa setiap jengkal tanah di perbatasan tidak hanya aman secara geopolitik, tetapi juga produktif secara ekonomi melalui sentra peternakan,” ujar pihak dari Bidang PSP Dinas Peternakan Provinsi NTT dalam sela-sela kegiatan rekonsiliasi di Kupang. 

Langkah strategis ini sejalan dengan target nasional menuju swasembada pangan tahun 2027. Mengingat NTT merupakan salah satu lumbung ternak nasional, sinkronisasi dengan program pembangunan peternakan—termasuk rencana pengembangan sapi perah dan penggemukan sapi potong terintegrasi—menjadi prioritas dalam usulan tematik kali ini, ada beberapa

Poin-poin utama dalam usulan PERMATA 2027 pembangunan peternakan meliputi:

1.     Penguatan Kawasan Pakan: Pengembangan lahan hijauan pakan ternak di sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Motamasin, dan Wini.

2.     Infrastruktur Pendukung: Pembangunan akses jalan produksi dan fasilitas sanitasi hewan untuk mempermudah mobilisasi ternak keluar-masuk kawasan perbatasan.

3.     Pemberdayaan Peternak Lokal: Pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas bibit sapi unggul guna memenuhi pasar ekspor maupun kebutuhan domestik.

 

Rekonsiliasi ini merujuk pada visi besar Pemerintah Provinsi NTT, yaitu mewujudkan masyarakat yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Dengan menyatukan perencanaan pengelolaan perbatasan dan sektor peternakan, BPPD NTT optimistis dapat menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang inklusif bagi masyarakat perbatasan. 

Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan usulan PERMATA 2027 dapat terkawal dengan baik, sehingga perbatasan NTT benar-benar menjadi gerbang ekonomi yang tangguh di masa depan.


Share:

AYO TINGKATKAN POPULASI TERNAK

JAM DIGITAL

<< AYO BANGUN NTT " MEWUJUDKAN PETERNAK NTT YANG SEJAHTERA>>

Survey Kepuasan Masyarakat

Postingan Populer

Arsip Blog

Recent Posts